Film Menculik Miyabi, Pornohkah?


Awal Kontroversi

Pada tahun 2009 banyak kontroversi akibat film Menculik Miyabi yang mau diluncurkan di Indonesia. Hal tersebut menuai beberapa protes khususnya dari lembaga – lembaga Islam di Indonesia. Protes tersebut membuat film Menculik Miyabi tidak jadi di luncurkan, tetapi berselang beberapa waktu setelahnya malah muncul Film yang cukup porno yaitu Suster Keramas, yang mengundang artis Blue seperti “Rin Sakuragi”. Nah tentunya hal tersebut menjadi tanda tanya besar , mengapa Film Menculik Miyabi dilarang sedangkan Film Suster Keramas tidak?, dan hal tersebut masih berupa tanda tanya hingga sekarang.

Kemunculan Kembali

Film Menculik Miyabi yang tidak jadi diluncurkan tahun kemarin, ternyata mulai masuk lagi ke Indonesia dan mulai diputar di bioskop Indonesia pada kamis 06, Mei 2010. Tentunya film tersebut sangatlah di tunggu – tunggu.

Mengingat kehebohan yang sempat ditimbulkan pada beberapa waktu yang lalu, film ini menjadi film yang paling dinantikan oleh para penggemar Miyabi khususnya para kaum Adam (Pria). Walaupun begitu banyak juga orang yang tidak mengenal Miyabi menjadi tertarik dengan Film ini akibat dari kontroversial yang sempat ditimbulkannya.

Alur Cerita

Alur cerita dalam film “Menculik Miyabi” masih mengusung cerita tentang 3 orang pria. Walau begitu alur cerita Film ini dengan cerita sebelumnya dibuat berbeda mengingat stutrada yang berbeda. Cerita bermula pada saat Miyabi menulis di blognya bahwa ia akan datang ke Jakarta untuk memberikan hadiah kepada pemenang kuis. Ternyata hal tersebut dilihat oleh 3 orang penggemar Miyabi yaitu Kevin (Nicky Tirta), Bimo (Hardi Fadillah), dan Aan (Farish Nahdi). Segera setelah melihat berita tersebut 3 sekawan langsung pergi kebandara melihat Miyabi. Nah disitulah awal mulanya segala kejadian bermula, untuk mengetahuinya silahkan tonton sendiri haha..

Kekecewaan Penggemar

Ternyata Film “Menculik Miyabi” tidak membuat para fansnya di Indonesia merasa puas. Hal ini diakibatkan karena perannya yang sedikit di film. Miyabi dianggap hanya dianggap pemanis, malahan peran dari artis asal Taiwan, Sabrina Pai yang berperan sebagai Mie Yao Bie yang lebih cocok sebagai pemeran bintang dibanding dengan Miyabi.

Film ini sama sekali tidak mengandung unsur porno, akibatnya banyak dari para penggemar Miyabi yang khususnya suka nonton “Film Blue” merasa amat kecewa dengan hal tersebut. Alhasil , nama Miyabi hanya sekedar sebagai bumbu popularitas untuk mendongkrak film yang bahkan bisa di bilang kurang bagus karena masih jauh di bawah standar.

Saya sendiri sih sedih melihat perfilman Indonesia , bukannya menaikan mutu malah mengandalkan nama artis luar untuk mendongkrak popularitas. Pantas saja banyak film Indonesia yang bahkan kurang dihargai oleh bangsa sendiri, mengingat dari kualitasnya yang tidak memenuhi standar pentonton.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s